·
SEJARAH
BAHASA INDONESIA
Bahasa indonesia pada awalnya
dari bahasa melayu, bahasa melayu sering dipergunakan pada zaman sriwijaya
sebagai bahasa penghubung suku di nusantara untuk perdagangan antara pedagang
dari dalam nusantara maupun diluar nusantara. Pada abad ke-19 ada 2 bahasa
melayu di nusantara diantaranya bahasa melayu tinggi dan bahasa melayu pasar.
Memang sulit dam butuh waktu lama
untuk menentukan bahasa yang akan menjadi bahasa persatuan.Tiap perkumpulan
pemuda apakah jong java,jong sumatra atau jong ambon,lebih suka menggunakan
bahasa daerahnya masing”. Budi utomo contohnya dia lebih menekankan kebudayaan
dan bahasa jawa. Hal yang seperti ini sangat menghambat persatuan dan kesatuan yang dicapai.
Melihat kesulitan-kesulitan untuk
mempersatukan rakyat dan suku bangsa di indonesia,pada tahun 1926 Jong java
perlu mengakui suatu bahasa daerah sebagai media penghubung pemuda -pemudi
indonesia. Lalu diadakan Kongres sumpah pemuda di jakarta pada tanggal 28
oktober 1928 .. Isi bunyi sumpah pemuda itu ialah :
-
Kami poetera dan poetrie indonesia mengakoe
bertoempah darah satoe,tanah air indonesia.
-
Kami poetera dan poetrie indonesia mengakoe
berbangsa satoe,bangsa indonesia.
-
Kami poetera dan poetrie indonesia
mendjoendjoeng bahasa persatoean,bahasa indonesia
Dan
disitulah bahasa indonesia diakui secara resmi sebagai “Bahasa Persatuan Bangsa”.
Bahasa melayu pun mulai dengan
adanya perpecahan dalam bentuk baku tulisan.Pada tahun 1901 diadakan pembakuan
yang pertama kali oleh Prof.charles van Ophuijsen. Munculnya ejaan van
ophuijsen membuat kekacauan pada waktu itu.
Dalam ejaan van Ophuijsen yaitu
diantaranya :
-
Huruf y ditulis dengan huruf j contoh : Yang > jang
-
Huruf U ditulis dengan huruf oe contoh :
Utomo>oetomo
-
Huruf K diganti dengan tanda koma diatas(‘)
contoh : Tidak > tida’
-
Huruf c ditulis dengan huruf tj contoh : cantik > tjantik
Lalu ejaan tersebut disempurnakan
atau diganti oleh Mr.soewandi yang
disebut dengan ejaan republik.Ejaan republik atau ejaan soewandi yang berlaku
sampai sekarang dan yang terakhir,ejaan tersebut diresmikan pada tahun 1972.
Ada 4 faktor yang menyebabkan
bahasa indonesia diangkat menjadi bahasa indonesia yaitu :
1.
Bahasa sudah merupakan lingua franca di
indonesia,bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
2.
Sistem bahasa melayu yang mudah dipelajari
karena dalam bahasa melayu tidak dikenal tingkatan bahasa (bahasa halus dan kasar).
3.
Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk
dipakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas
4.
Berbagai suku dengan suka rela menerima bahasa melayu
menjadi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional.
·
Fungsi bahasa indonesia
Fungsi bahasa indonesia baku :
-
Sebagai pemersatu : untuk berinterkasi antar manusia
-
Sebagai penanda kepribadian : dapat
mengungkapkan jati diri dan perasaan.
-
Sebagai kerangka acuan : memiliki tindak tutur
yang terkontrol
Menurut santoso,dkk. (2004)
fungsi dari bahasa ialah sebagai alat komunikasi dan memiliki fungsi sebagai berikut :
-
Fungsi informasi : untuk mengungkapkan perasaan.
-
Fungsi adaptasi dan integrasi : terkait hubungannya dengan sosial
-
Fungsi ekspresi diri : mendapatkan perlakuan
terhadap sesama anggota masyarakat.
-
Fungsi kontrol sosial : berfungsi untuk mengatur
tingkah laku.
·
Mengapa mata kuliah bahasa Indonesia 1 penting
di universitas ?
Karena mahasiswa perlu mengetahui
sejarah adanya bahasa Indonesia dan tata cara menggunakan bahasa Indonesia dengan
baik ..
Referensi :
http://www.markijar.com/2017/05/sejarah-fungsi-dan-kedudukan-bahasa.html
http://coretanwnh.blogspot.co.id/2013/09/sejarah-fungsi-dan-kedudukan-bahasa.html
Referensi :
http://www.markijar.com/2017/05/sejarah-fungsi-dan-kedudukan-bahasa.html
http://coretanwnh.blogspot.co.id/2013/09/sejarah-fungsi-dan-kedudukan-bahasa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar