Minggu, 01 Oktober 2017

Ragam dan laras bahasa indonesia



  RAGAM DAN LARAS BAHASA INDONESIA
   
  1.     Ragam bahasa lisan

Ragam bahasa lisan adalah sesuatu yang berbentuk komunikasi yang kreatif dijumpai manusia yang menggunakan kata-kata yang diturunkan dari kosa kata dan yang sering dilakukan dengan mulut kita sendiri. Dalam ragam bahasa lisan ini,pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah susara atau tekanan,air muka,gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan sesuatu ide.bahasa  lisan lebih ekspresif dimana mimik,intonasi,dan  gerakar tubuh (isyarat) untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Oleh karena itu ,kita tidak boleh sembarangan menggunakannya alangkah baiknya kita menghormati lawan yang bicara atau target komunikasi.
      2.       Ragam bahasa tulisan

Ragam bahasa tulisan adalah bahasa yang dilakukan dengan cara menulis (tulisan) dan menggunakan huruf sebagai unsur dasar. Dalam ragam bahasa tulisan,kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) .dengan kata lain kita dituntut adanya kelengkapan unsur,ketepatan pilihan kata,kebenara penggunaan ejaan dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
Contoh ragam bahasa lisan ragam bahasa tulis
-          Andi bilang kita harus lompat > andi mengatakan bahwa kita harus melompat
-          Adik lagi main bola > andi sedang bermain bola
Adapun perbedaan antara ragam bahasa lisan dengan tulisan.
Bahasa lisan : system leksisnya lebih kongruen (system penyimpulannya langsung),serta lebih luwes karena sedikit  abstraksi dan teknikalitas, rasio antara leksis konten dan gramatikalnya lebih dari 0,5
Bahasa tulisan :  sistem leksisnya lebih inkongruen (penyimpulannya secara tidak langsung),serta padat karena terlalu banyak abstraksi dan teknikalitas,rasio leksis konten dangramatikalnya lebih banyak kurang 0,5.
       3.     Laras bahasa ilmiah

Kalimat ilmiah adalah tulisan yang secara sistematis dan logis. Bahasa tulis ilmiah merupakan gabungan dari bahasa tulis dan ragam bahasa ilmiah,artinya artikel ilmiah menggunakan metode ilmiah dalam membahas permasalahan,menyajikan kajian dengan ragam bahasa dan tata tulis ilmiah,dan menggunakan prinsip-prinsip keilmuan pada umumnya  seperti objektif,logis,empiris,sistematis. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) dapat diartikan sebagai karya tulis lengkap. Misalnya laporan berita atau essai dalam majalah atau surat kabar.artikel ilmiah dapat diartikan sebagai hasil berpikir ilmiah yang didasarkan pada rencana yang relatif matang karena akan memudahkan penulis untuk mewujudkan teks artikel.kalimat ilmiah biasa digunakan pada laporan makalah,tesis, disertasi.
Contoh :
-          Penelitianini mengkaji teknik pentajaman objek yang efektif dan efisien,
-          Ketua kelompok itu memiliki argument yang tepat.
-          Barisan upacara itu memiliki formasi yang rapih.
-          Soekarno menjadi figure yang baik buat bangsa Indonesia.

      4.       Laras bahasa semi ilmiah

Semi ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan fiksi dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal. Penulisannya pun tidak semi formal tetatpi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukan karangan non ilmiah. Maksud dari karangan non ilmiah tersebut ialah karena jenis semi ilmiah masih banyak digunakan missal dalam komik,anekdot,dongeng,hikayat,novel,roman dan cerpen.
Karakteristiknya adalah berada diantara ilmiah. Bentuk karangan semi ilmiah yaitu artikel, editorial,opini,tips,reportase dan resensi buku.
Ciri-ciri ragam bahasa ilmiah
Karya non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari,bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum,dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau bahasa digunakan (tidak terlalu formal).
Ciri-ciri karya tulis non ilmiah,yaitu :
-          Ditulis berdasarkan fakta pribadi
-          Fakta yang disimpulkan subyektif.
-          Gaya bahasa konotatif dan popular.
-          Tidak memuat hipotesis.
-          Bersifat imajinatif.
-          Situasi didramatisir.
-          Tanpa dukungan bukti.

       5.    Laras bahasa non ilmiah


Artikel non ilmiah (fiksi) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodoli penulisan yang baik dan benar. Satu cirri yang pasti ada dalam tulisan fiksi  adalah isinya yang berupa kisah rekaan.Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan,unsure-unsur seperti penokohan,plot,konflik,klimaks,setting dan lainnya.
Ciri-ciri bahasa non ilmiah :
-          Emotif : merupakan kemewahan dan cinta lebih menonjol,tidak sistematis,lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
-          Persuasif : merupakan penilaian fakta tanpa bukti.bujukan untuk menyakinkan pembaca,mempengaruhi sikap cara berpikir pembaca dan cuku informative
-          Deskriptif : merupakan pendapat pribadi.
-          Jika kritik ada kalanya tanpa dukungan bukti.


Referensi :
http://aliza124.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-ragam-bahasa-ilmiah-semi.html?m=1
http://alwi-hafiz.blogspot.co.id/2013/10/contoh-ragam-bahasa-ilmiah-semi-ilmiah.html
http://www.klikpengertian.com/2016/02/definisi-dan-perbedaan-bahasa-lisan-dan-tulis.html?m=1
http://drackgeneration.blogspot.co.id/2012/01/pengertian-dari-bahasa-lisan-dan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Ke 7 Praktek-praktek Kode Etik Dalam Penggunaan TI

Nama                      : Mochamad Amrul Ihza NPM                       : 43117614 Kelas                       : 3DC02 Dosen           ...